Home Dumai Riau Nasional Politik Gosip Kriminal Musik Teknologi Edukasi Kesehatan Olahraga Kuliner Wisata Iklan
dumai riau

Peran Pemuda Dalam Melawan Praktik Korupsi di Lingkungan Kerja Bea Cukai Dumai

pukul


 

Dumai - Dugaan korupsi impor gula yang dilakukan oleh PT Sumber Mutiara Indah Perdana (SMIP) di Dumai pada rentang waktu 2020 hingga 2023 terus menyita perhatian publik. Tindakan melawan hukum tersebut diduga merugikan negara hingga triliunan rupiah. Kamis, 16/5/24.

Terkait pemeriksaan terhadap saudara RR selaku kepala kantor wilayah Bea Cukai Riau priode 2019-2021 yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perkara dugaan korupsi impor gula oleh PT SMIP. 

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung), Ketut Sumedana, menyatakan bahwa tiga saksi sudah diperiksa terkait kasus ini. 

Menanggapi dugaan korupsi ini, Arya Mulyawan, salah satu tokoh pemuda dari Kota Dumai, turut angkat bicara. Arya menyatakan keprihatinannya terhadap kasus ini yang berdampak luas terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Dumai. 

“Kasus ini bukan hanya soal kerugian negara, tetapi juga soal kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan penegakan hukum,” ujar Arya.

Arya juga menyoroti masalah transparansi dalam pemberian izin impor dan pengawasan barang masuk dari luar negeri. 

“Kita harus memastikan bahwa setiap proses impor dilakukan dengan transparan dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Ini penting untuk mencegah praktik korupsi yang merugikan banyak pihak,” tambahnya.

Selain itu, Arya juga mempertanyakan mengenai transparansi dalam pengaktifan atau pendaftaran IMEI iPhone dan barang-barang lain dari luar negeri terkait pajak. Menurutnya, proses ini seringkali kurang jelas dan membuka peluang terjadinya penggelapan pajak yang merugikan negara. 

“Pemerintah harus lebih tegas dalam mengatur dan mengawasi proses ini untuk memastikan bahwa semua barang yang masuk ke Indonesia dikenakan pajak sesuai ketentuan,” tegasnya.

Arya juga menyinggung adanya dugaan penggelapan barang “ball” yang menjadikan Dumai sebagai pintu masuk. 

“Dugaan penggelapan ini harus diusut tuntas. Dumai tidak boleh menjadi tempat bagi oknum-oknum yang ingin melakukan tindak kejahatan,” kata Arya dengan nada tegas.

Menurut Arya, peran masyarakat dan media dalam mengawasi serta melaporkan setiap tindakan yang mencurigakan sangat penting. Ia berharap, dengan semakin terbukanya informasi dan meningkatnya partisipasi masyarakat, praktik-praktik korupsi seperti ini bisa diminimalisir. 

“Kita harus bersama-sama melawan korupsi. Hanya dengan begitu kita bisa menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan,” pungkas Arya.

Dengan adanya perhatian yang besar dari publik dan berbagai pihak, diharapkan kasus dugaan korupsi impor gula oleh PT SMIP ini dapat segera terungkap dan para pelakunya mendapatkan hukuman yang setimpal. 

Kejaksaan Agung dan instansi terkait lainnya diharapkan dapat bekerja secara maksimal untuk menyelesaikan kasus ini demi keadilan dan kemajuan negara.


Rilis : Arya Mulyawan dkk