![]() |
| Foto/Dok. Panitia BUSER |
BUSER didirikan pada tahun 2015 oleh Zulkifli dengan tujuan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan, melestarikan, dan mengembangkan seni serta budaya daerah. Selain sebagai panggung ekspresi, BUSER juga menjadi wadah belajar, berkreasi, dan mempererat silaturahmi antar pelaku seni maupun masyarakat umum.
Kegiatan ini terbuka untuk semua golongan tanpa memandang latar belakang, sehingga siapa pun dapat berpartisipasi dan menampilkan kreativitasnya. Ke depan, BUSER akan kembali dilaksanakan secara rutin setiap bulan sebagai upaya menghidupkan geliat seni dan budaya di Kota Dumai.
Pelaksanaan BUSER kali ini mendapat dukungan dari Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Dumai yang terus mendorong tumbuh dan berkembangnya kegiatan seni budaya di tengah masyarakat.
Ketua Pelaksana BUSER, Anil Kapur, berharap seluruh pihak, baik pemerintah, komunitas, pelaku seni, maupun masyarakat luas dapat terus memberikan dukungan agar BUSER tetap berjalan dan berkembang.
“BUSER adalah milik masyarakat Kota Dumai. Kami berharap semua pihak dapat bersama-sama mendukung kegiatan ini agar terus menjadi ruang kreativitas, pembelajaran, dan pelestarian seni budaya di Kota Dumai,” ujar Anil Kapur.
Zulkifli sapaan bang Ijul menambahkan "Semoga dengan adanya Buser ini supaya kita bisa melestarikan budaya dan mengembangkan bakat anak-anak generasi muda kedepannya." Tutupnya.
Dengan aktifnya kembali BUSER, diharapkan semakin banyak seniman, budayawan, dan masyarakat yang terlibat dalam menjaga serta mengembangkan kekayaan seni dan budaya Kota Dumai untuk generasi mendatang. (*)
Sumber: BUSER
