Home Dumai Riau Nasional Politik Gosip Kriminal Musik Teknologi Edukasi Kesehatan Olahraga Kuliner Wisata Iklan
berita

DPD HILMI FPI Riau Berhasil Renovasi 8 Masjid

pukul



Lombok-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HILMI-FPI Riau, Ronny Saputra yang telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) secara resmi oleh DPP HILMI - FPI, langsung bertolak ke Kantor Pusat DPP HILMI - FPI untuk bergabung bersama tim ke Lombok.
Kedatangan mereka ini sudah tentu untuk memberikan bantuan kemanusiaan. Setelah pulang dari Lombok, banyak pengalaman serta harapan masyarakat Lombok kepada FPI.
Diantara harapan tersebut, mereka menginginkan bantuan agar masjid-masjid yang terkena dampak gempa di bangun kembali, kemudian mengharapkan bantuan Al Qur'an, dan pengajaran membaca Al-Quran.
Dari harapan masyarakat Lombok itu, Ronny Saputra selalu terbayang diingatannya atas permintaan masyarakat Lombok Agar dibantu untuk mendirikan kembali Masjid yang Roboh di Lombok. Ketua HILMI Riau langsung berinisiatif merapatkan pengurus FPI untuk mencarikan solusi ini,
Oleh karenanya, HILMI-FPI Riau, mengajak seluruh sayap juang FPI untuk melakukan penggalangan dana bersama masyarakat Riau dan berbagai lembaga yang peduli untuk pemugaran kembali diantaranya Universitas Rab, Klinik Islamic Nurse, Gerakan Shalat Subuh Berjamaah (GSSB), Nadia Printing, N.U Kota Pekanbaru, dan Masjid yg selalu mendukung program kemanusiaan FPI.
Setidaknya, terdapat 8 unit  Termasuk didlamnya Masjid dan Musholla yang berhasil dihimpun HILMI Riau - FPI  untuk untuk dipugar/renovasi kembali agar masyarakat setempat bisa kembali  beribadah dengan tenang.
Seperti dipaparkan Budi Prazto, Sekretaris HILMI-FPI Riau saat ditemui di Posko induk HILMI-FPI, Minggu (21/10/2018). Menurutnya, khusus untuk Masjid Nurul Huda yang telah berhasil disambangi dari masjid dan Mushala lainnya, Sekhilmi Riau, Sdr Budi bahwa masyarakat disana telah berupaya menyelesaikan renovasi masjid tersebut.
"Mereka khawatir ketika sewaktu-waktu hujan datang, air akan membanjiri masjid tersebut. Karena saat ini, atap masjid itu masih ditutupi oleh terpal, sedangkan anginnya cukup kencang yg  membuat atap terpal sobek ," ungkap Budi. 
Mumpung saat ini hujan belum turun, lanjutnya, warga meminta bantuan kepada HILMI-FPI untuk dapat merenovasi Masjid tersebut. "Alhamdulillah, kami telah berhasil menyumbangkan material berupa atap baja ringan dan baja ringan itu sendiri untuk penyangga serta kuda-kudanya, " tandasnya.
Kemudian, HILMI-FPI Riau juga membelikan pasir dan semen untuk merenovasi lantai masjid tersebut. "Sampai hari ini, pengerjaan lantai masjid sudah selesai, sementara untuk pengerjaan atap masjid, proses masih berjalan, harapan kedepannya masjid nurul huda ini lantainya bisa dikeramik, setelah diestimasi membutuhkan biaya sekitar 20 juta agar jamaah disini bisa lebih nyaman beribadah" katanya.
Berdasarkan pantauan Budi, dari beberapa Masjid yang disurvei olehnya Masjid Nurul Huda ini masyarakatnya cukup unik, sikap solidaritas mereka sangat kompak. Begitu material datang, mereka sudah langsung bersih-bersih. 
Bahkan, kata Budi, group 'emak-emak militan' disana serta-merta terjun membantu laki-laki, mereka bekerja apa yang bisa mereka lakukan. "Hebatnya, emak-emak itu ada yang mau mengaduk semen," kata dia.
Warga berharap, lantai Masjid Nurul Huda bisa terpasang keramik. Karena untuk saat ini, masjid tersebut masih beralaskan tanah. Menurut Budi, DPD HILMI-FPI Riau telah menggelontorkan donasi sebesar Rp. 20 juta untuk merenovasi masjid tersebut. "Mudah-mudahan bisa terselesaikan dengan baik dan lantainya bisa pakai keramik kedepannya," ujarnya. 
Kemudian untuk Masjid Raudhatul Iman, Budi berujar akan memantau perkembangannya karena HILMI-FPI Riau juga sudah membantu kebutuhan material yang dibutuhkan. "Jadi kemungkinan Selasa besok (22/10/2018) kita akan kembali memantau apa lagi yang dibutuhkan," kata Budi.
Sementara untuk Masjid Istiqomah, HILMI-FPI Riau sudah menggelontorkan donasi sebesar Rp. 11,7 juta untuk pembelian bahan material yang dibutuhkan. "Progressnya sudah dibelanjakan bahan-bahan material. "Kita akan evaluasi semua masjid yang sudah kita bantu," ujarnya. 
Berikut ini beberapa Masjid yang terkena dampak Gempa Bumi, dan menjadi sorotan dari Program Recovery DPD HILMI-FPI Riau, serta laik menerima bantuan renovasi, yaitu:
1. Masjid Nurul Hidayah yang berlokasi di Dusun Batu Jingkiran, Desa Persiapan Andalan, Kec. Bayan, Kab. Lombok Utara memiliki jumalah Kepala Keluarga sebanyak 85 KK dan terdiri dari 334 jiwa. Status dari Masjid ini rusak parah, sementara bantuan yang dibutuhkan sudah diserahkan berupa material atap baja ringan.
2. Masjid Istiqomah Papak yang berlokasi di Dusun Papak, Desa Genggelang, Kec. Gangga, Lombok Utara (Dkt posko fpi) ini memiliki jumalah Kepala Keluarga sebanyak 416 KK, dan terdiri dari 1616 Jiwa. Masjid ini hanya rusak sebagian, sementara donasi yang diberikan berupa dana.
3. Mushala Siharul Islam yang memiliki luas area 6.30 m x 4.40 m, di Dusun Malaka Sereyak, Desa Senaru, Kec. Bayan. Masjid ini statusnya rusak parah, bantuan yang diberikan adalah berupa donasi dana.
.
4. Masjid Baitul Rahman yang sudah berdiri selama 5 tahun ini memiliki luas area berukuran 10 m x 10 m. Masjid ini berlokasi di Dusun Batu, Tepak Desa Suka Dana Kec. Bayan, Kab. Lombok Utara. Kerusakan yang dialami adalah pada atap Masjid roboh, saat tim hilmi fpi dan masyarakat  datang melakukan survei, keadaan masjid beratapkan terpal,  sementara material yang dibutuhkan juga sudah diserahkan kepada pengurus Masjid.
5. Masjid Nurul Huda dengan luas area 9 m x 12m, yang berlokasi di Dusun Sembulan Batu, Desa Senaru, Kec. Bayan, Kab. Lombok Utara. Masjid ini sanggup menampung jamaah sekitar 300 orang. Kerusakan yang dialami adalah kerusakan pada atap. Kebutuhan material sudah diserahkan oleh pengurus Masjid. Selain itu bantuan berupa 10 Al Qur'an dan 10 Iqra juga sudah diserahkan.
6. Masjid Rohdatul Iman dengan luas area 12 m x 12 m, yang berlokasi di Dusun Pawang Timpas Timur, Desa Akar-Akar, Kec. BAYAN. Masjid ini dapat menampung sekitar 200 jamaah. Masjid ini juga rombak total alias bangun baru, material yang dibutuhkan juga sudah disalurkan.
7. Mushala Al Fatih dengan luas area Uk. 7 m x  9 m. Musholla ini berlokasi di Desa Sigar Penjalin Dusun Cupek, Kec. Tanjung, Lombok Utara. Status dari Musholla ini bangun baru, sementara material sudah diserahkan
8. Masjid Annur dengan luas area 6 m x 12 m yang berlokasi di Dusun Murpayung Daya, Desa Sigar Penjalin, Kec. Tanjung-Lombok Utara. Material yang dibutuhkan adalah atap spandek Baja Ringan sebanyak 50 lembar sudah diserahkan.
"Bantuan dari FPI dan Masyarakat Riau dalam rangka pembangunan/renovasi Masjid dan Mushala yang sudah terealisasi material dan donasinya, kedepannya kita berazam (bertekad) semoga akan bertambah Masjid dan mushala di Lombok ini yang bisa terbantu demi penyelamatan aqidah saudara-saudara kita disana. Kita Memiliki data-data Masjid dan Mushala di Lombok yang masih perlu dibantu," tuntas Ronny.